Sinergi LLDIKTI Bersama UNNES: Dosen Semakin Mampu Menulis Artikel Ilmiah Pada Jurnal Internasional Bereputasi

Semarang, 3 Juni 2026 – LLDIKTI Wilayah VI bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Dosen dalam Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal Internasional Bereputasi. Kegiatan ini diikuti oleh 50 dosen dari 21 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Semarang, Pekalongan, Kendal, Kudus, Jepara, Pati, dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya strategis LLDIKTI Wilayah VI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan kompetensi dosen pada bidang publikasi ilmiah internasional.

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah VI menyampaikan bahwa publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan karier dosen sekaligus peningkatan mutu perguruan tinggi.

“Dosen saat ini tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai ilmuwan yang mampu memberikan kontribusi pemikiran dan hasil penelitian yang diakui pada tingkat global. Oleh karena itu, kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi menjadi kompetensi yang perlu terus diperkuat,” disampaikan dalam sambutan kegiatan.

Kegiatan menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang publikasi ilmiah internasional, yaitu Prof. Dr. Eko Handoyo, M.Si. dan Dina Nur Anggraini Ningkrum, S.KM., M.Kes., Ph.D. Melalui sesi pelatihan dan diskusi, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi penyusunan artikel ilmiah yang berkualitas, pemilihan jurnal yang tepat, hingga teknik menghadapi proses review dari jurnal internasional bereputasi.

Sementara itu, Prof. Dr. Eko Handoyo, M.Si. menekankan bahwa publikasi internasional tidak seharusnya dipandang sebagai beban administratif, melainkan sebagai sarana untuk memperluas kontribusi akademik dosen kepada masyarakat ilmiah dunia.

“Publikasi internasional merupakan wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Semakin banyak karya ilmiah dosen yang terpublikasi pada jurnal bereputasi, semakin besar pula kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global,” ungkap Prof. Eko.

Ia juga mendorong para peserta untuk tidak takut menghadapi proses publikasi yang panjang dan kompetitif. Menurutnya, penolakan dari jurnal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses akademik yang harus dijadikan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan ilmiah.

LLDIKTI Wilayah VI menilai bahwa peningkatan kapasitas publikasi internasional memiliki dampak yang sangat signifikan, baik bagi pengembangan karier dosen maupun peningkatan kinerja institusi. Publikasi internasional menjadi salah satu faktor utama dalam percepatan kenaikan jabatan fungsional, penguatan rekam jejak akademik, serta membuka peluang kolaborasi penelitian dan pendanaan internasional. Di sisi lain, luaran penelitian dosen juga menjadi komponen penting dalam akreditasi perguruan tinggi dan pencapaian berbagai indikator kinerja utama perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk tidak hanya memahami teori dan strategi publikasi, tetapi juga menghasilkan draf artikel yang siap diajukan ke jurnal internasional bereputasi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas publikasi dosen PTS secara berkelanjutan.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara LLDIKTI Wilayah VI dan Universitas Negeri Semarang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem akademik yang unggul, produktif, dan berdaya saing global.

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, LLDIKTI Wilayah VI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mendorong dosen-dosen PTS di Jawa Tengah agar semakin aktif menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan reputasi perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional. ( Berita & Foto : Humas LLDIKTI VI )