Tingkatkan Rasa Percaya Diri Mahasiswa, Polteka Mangunwijaya Gelar Pelatihan Public Speaking

Politeknik Katolik Mangunwijaya sukses menyelenggarakan pelatihan public speaking bertajuk “How to Speak 10x Smarter & Clearer” pada Sabtu, 30 Mei 2026 lalu. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa dengan keterampilan berkomunikasi yang taktis, jelas, dan meyakinkan di depan umum. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi DIII Farmasi Polteka Mangunwijaya, apt. Monika Kristiani, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk terus mengeksplorasi ilmu di luar kelas dan belajar langsung dari para praktisi di industrinya.”Kami berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan momentum ini untuk belajar seluas-luasnya bersama ahlinya. Keterampilan public speaking bukan sekadar teori, melainkan investasi kemampuan yang sangat krusial. Manfaatkan pelatihan ini dengan baik, baik untuk menunjang kelancaran kegiatan akademik seperti presentasi dan sidang, maupun dalam bersosialisasi di kehidupan sehari-hari,” tutur apt. Monika Kristiani, M.Sc.

Pelatihan ini menghadirkan Radhyta Mahenda Mukhsin, S.I.Kom., seorang praktisi komunikasi sekaligus entrepreneur berpengalaman selama 12 tahun yang juga memimpin PT Custompedia Creative Group.  Dalam pemaparannya, Radhyta menjelaskan bahwa ketakutan berbicara di depan umum sering kali muncul karena seseorang terlalu fokus pada penilaian diri sendiri. Kondisi inilah yang memicu anxiety loop sehingga membuat pikiran tiba-tiba macet (blank) dan pembicaraan menjadi terbata-bata. “Kesempurnaan itu mitos. Public speaking bukan soal menjadi orang yang paling percaya diri di ruangan, yang paling lancar berbicara, atau yang memiliki kosakata paling puitis. Ini murni tentang memiliki sesuatu yang berguna untuk orang lain, dan memiliki keberanian serta struktur untuk menyampaikannya dengan jelas.”— Radhyta Mahenda Mukhsin, S.I.Kom.

Suasana pelatihan semakin interaktif ketika memasuki sesi games simulasi. Para mahasiswa ditantang untuk langsung mempraktikkan rumus-rumus bicara tersebut berdasarkan topik dan gambar acak yang ditampilkan di layar.

“Acara ini merupakan bagian dari pengembangan softskill untuk rekan rekan mahasiswa yang tidak didapatkan di bangku kuliah, dan ilmu ini bermanfaat bagi rekan rekan mahasiswa”, ujar Abellia Cristhina Magesti ketua pelaksana kegiatan ini.

Melalui pelatihan ini, diharapkan mahasiswa Politeknik Katolik Mangunwijaya tidak lagi terjebak dalam anxiety loop, melainkan mampu mengubahnya menjadi value loop—sebuah pola pikir yang berfokus pada kebermanfaatan pesan bagi audiens, sehingga siap menghadapi sidang tugas akhir, wawancara magang, hingga dunia kerja nyata ( Humas Polteka Mangun wijaya )