Semarang – Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025 akan kembali digelar pada 19–27 September 2025 dengan Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Audiensi awal antara Panitia Penyelenggara dan LLDIKTI Wilayah VI berlangsung di Gedung H Kantor LLDIKTI Wilayah VI pada Rabu (6/8), membahas progres persiapan sekaligus membangun sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Ketua Panitia Penyelenggara POMNAS XIX, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T (Universitas Diponegoro), menyampaikan bahwa gelaran tahun ini akan berlangsung di dua kota, Semarang dan Surakarta, dengan tujuh perguruan tinggi sebagai tuan rumah pertandingan, yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Negeri Semarang, Universitas PGRI Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Dian Nuswantoro. Sementara untuk cabang maraton 5 km akan diupayakan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Semarang.
POMNAS XIX akan mempertandingkan 17 cabang olahraga, 4 cabang eksibisi, serta satu cabang tambahan maraton 5 km. Event dua tahunan ini akan diikuti oleh sekitar 5.000 atlet dari 38 provinsi, menjadikannya ajang olahraga mahasiswa terbesar di Indonesia. Selain pertandingan, panitia juga menyiapkan kegiatan pendukung seperti Fun Run yang terbuka untuk masyarakat umum.
Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas audiensi ini dan menegaskan komitmen pihaknya untuk turut menyukseskan ajang nasional tersebut.
“POMNAS XIX 2025 adalah momentum penting untuk menunjukkan potensi olahraga mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. LLDIKTI Wilayah VI siap membantu koordinasi, mobilisasi dukungan, dan publikasi agar penyelenggaraan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi Jawa Tengah,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Heru, mengungkapkan optimisme terhadap kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah.
“Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk LLDIKTI Wilayah VI dan perguruan tinggi di Jawa Tengah. POMNAS XIX bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, dan mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas,” jelasnya.
Dalam diskusi, dibahas pula strategi pelibatan seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk memperkuat penyelenggaraan dan memastikan kesiapan dari sisi fasilitas, SDM, serta dukungan logistik. Ketua BAPOMI Jawa Tengah, Handoyo, dan perwakilan FORMAWA Jawa Tengah Prof. Kusni Ingsih, turut memaparkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung kontingen daerah dan memfasilitasi kebutuhan penyelenggaraan.
Melalui kolaborasi erat antara penyelenggara, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan LLDIKTI Wilayah VI, diharapkan POMNAS XIX Tahun 2025 dapat terselenggara dengan sukses, menjunjung tinggi sportivitas, mempererat silaturahmi antar mahasiswa, dan memberi dampak positif bagi dunia pendidikan tinggi serta masyarakat Jawa Tengah.
(Humas LLDIKTI6)
