Previous slide
Next slide

Puasa di Masa Pandemi Covid-19 Perlu Proses Adaptasi

Memasuki hari ke-28 (Minggu keempat) puasa Ramadhan 2020, LLDIKTI VI Jateng menyelenggarakan Tausiah Online dengan pembicara Prof. Dr. KH. Mudzakir Ali, MA dari Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas), Kamis (28/1).

Kepala LLDIKTI VI Jateng Prof.Dr. DYP. Sugiharto dalam pengantarnya mengatakan, salah satu hakekat dari inti dimensi puasa adalah adaptasi dan disiplin diri, baik terhadap waktu, kondisi fisik, maupun aktivitas. Ini semua merupakan upaya pemenuhan syarat, rukun, sunah Romadhon, relatif mudah untuk dijalani dan dilaksanakan, karena telah dipersiapkan dengan baik terhadap apa yang harus dilakukan saat menjalani puasa Romadhon.

Ibadah puasa untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga adaptasi yang harus dilakukan lebih dari sekedar adaptasi terhadap syarat maupun rukun dan sunah puasa, mengingat ada faktor eksternal yaitu dinamika Pandemi Covid 19 yang merubah atau merusak tatanan-tananan normal dalam berbagai aspek, termasuk di dalamnya ibadah spiritual.

“Mengingat dinamika Pandemi Covid 19 merupakan hal baru kita alami, sehingga proses adaptasi ini tidak terlalu mudah.” ungkapnya

Sementara itu, Prof. Dr. KH. Mudzakir Ali, MA dalam ceramahnya membahas terkait akan hikmah puasa di tengah pandemi Covid 19.  Disampaikan, Puasa Romadhon mengajarkan umat muslim mengekang diri dari syahwat, yakni perut dan kemaluan. Disaat pandemi Covid 19, umat muslim harus juga dapat menahan diri dari plesiran dan berkerumun. Tinggal di rumah adalah yang terbaik, sehingga segala aktivitas sebaiknya dilakukan di rumah saja.

“Mari kita jadikan rumah tangga sebagai pusat kegiatan ibadah Romadhon. Merebaknya wabah Covid 19 ini mari kita jadikan momentum rohani untuk menyinari rumah dengan cahaya Allah.” pintanya Menurutnya, terdapat 7 hikmah menjalani puasa di masa pandemik Covid 19, yaitu Revitalisasi Rumah sebagaimana yang Ia sampaikan di depan, Ujian Iman, Reinternalisasi Agama, Revolusi Mental, Reformasi Makna Agama, Sadar Dosa, dan Kesalehan Sosial.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram