BLORA – Suasana penuh keharuan dan kebanggaan mewarnai gelaran Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-V STKIP Muhammadiyah Blora Tahun 2026. Di antara puluhan wisudawan yang hadir, nama Soma Setiaji menjadi sorotan setelah berhasil mengukuhkan diri sebagai wisudawan terbaik. Tidak hanya mengukir prestasi akademik tertinggi, lulusan penerima Beasiswa KIP Kuliah ini juga membawa kabar gembira karena langsung dinyatakan diterima pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan tahun ini. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi dan mengukir prestasi setinggi-tingginya di bangku kuliah.
Mendapat kehormatan sebagai wakil wisudawan untuk menyampaikan pidato sambutan, Soma Setiaji mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam di hadapan jajaran Pimpinan LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Blora, jajaran Forkopimda, civitas akademika, serta seluruh tamu undangan yang hadir.
“Empat tahun berlalu kami menimba ilmu di sini, belajar, berdiskusi, mengabdi kepada masyarakat, serta melakukan penelitian. Tentunya bukan hal yang mudah untuk bisa melewati sampai sejauh ini. STKIP Muhammadiyah Blora telah menjadikan siapa kami hari ini,” ungkap Soma dalam pidato sambutannya dengan penuh haru.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada para dosen pembimbing yang telah membimbing mahasiswa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan hingga menyelesaikan tugas akhir skripsi. Tak lupa, ungkapan terima kasih paling tulus ia persembahkan kepada para orang tua dan keluarga.
“Sangat tidak mudah bagi kami bisa berada pada titik ini. Banyak hal yang tidak kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu saat kami mengalami proses yang sulit. Namun percayalah, kami sudah berjuang sekuat tenaga untuk bisa mencapai titik ini,” tambahnya.
Keberhasilan Soma Setiaji yang merupakan mahasiswa penerima bantuan Beasiswa KIP Kuliah hingga langsung menembus kelulusan PPG Prajabatan tahun ini menegaskan komitmen STKIP Muhammadiyah Blora dalam mencetak generasi pendidik berkualitas, unggul, dan berdaya saing tinggi.
Dukungan fasilitas belajar, sistem pembimbingan dosen yang intensif, serta iklim akademik yang kondusif di STKIP Muhammadiyah Blora menjadi pendorong utama para lulusannya mampu bersaing secara nasional, termasuk dalam seleksi PPG Prajabatan.
Di akhir sambutannya, Soma mengajak seluruh rekan seangkatannya dan civitas akademika untuk terus menanamkan rasa bangga terhadap almamater.
“Harapan kami kepada seluruh civitas STKIP Muhammadiyah Blora untuk selalu semangat dan giat membesarkan nama kampus kita. Tanamkan rasa bangga untuk memiliki, karena dengan seperti itu sesuatu yang besar bisa tercapai. Semoga STKIP Muhammadiyah Blora selalu menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan,” pungkasnya.