Pekalongan – LLDIKTI Wilayah VI mendukung Universitas Pekalongan (UNIKAL) dalam mengembangkan pendidikan bermutu yang terhubung dengan kebutuhan dunia kerja dan persoalan masyarakat. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., pada hari ketiga rangkaian wisuda UNIKAL, Senin (5/10/2026).
Sebanyak 339 wisudawan mengikuti prosesi hari ketiga, sebagai bagian dari total 957 lulusan yang diwisuda pada 3–5 Oktober 2026. Rangkaian ini mencakup Wisuda Magister ke-6, Profesi ke-15, Sarjana ke-65, dan Diploma ke-29.
UNIKAL telah meraih akreditasi institusi Unggul, yang berlaku sejak 2 September 2025 hingga 2 September 2030. Capaian tersebut menjadi landasan untuk terus menjaga kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kemampuan lulusan dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat.
Prof. Aisyah turut mengapresiasi capaian akreditasi Unggul UNIKAL sekaligus menekankan pentingnya menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Akreditasi Unggul merupakan capaian yang membanggakan sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga mutu. Keunggulan itu perlu dirasakan oleh mahasiswa melalui pembelajaran yang berkualitas, dan oleh masyarakat melalui karya serta kontribusi para lulusannya,” ujar Prof. Aisyah.
Ia juga menekankan bahwa hasil penelusuran alumni menjadi bahan penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Data tracer study menjadi cermin bagi perguruan tinggi untuk melihat perjalanan lulusannya. Dari sana, kampus dapat terus menyempurnakan pembelajaran, memperkuat kemitraan, dan memastikan kompetensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan masyarakat,” jelasnya.
Kepada para wisudawan, Prof. Aisyah menyampaikan bahwa ilmu yang diperoleh selama kuliah merupakan bekal untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
“Selamat kepada seluruh wisudawan. Jadikan ilmu yang Saudara miliki sebagai bekal untuk berkarya dengan integritas. Teruslah belajar, bangun kolaborasi, dan hadirkan solusi sesuai bidang keahlian Saudara. Di situlah pendidikan tinggi memberikan dampak nyata,” pesannya.
Sementara itu Rektor UNIKAL, Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa predikat Unggul perlu diwujudkan dalam budaya kerja dan pembelajaran sehari-hari.
“Unggul bukan gelar yang dipasang di dinding, tetapi kebiasaan yang dijaga setiap hari,” ungkapnya.
Pada tahun ketika UNIKAL memasuki usia ke-45, semangat Unggul, Berdampak, dan Berkelanjutan juga diterjemahkan melalui keterlibatan kampus dalam persoalan lingkungan dan industri batik. Salah satunya melalui Green Batik Pekalongan Project, yang menghubungkan keilmuan kampus dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Lebih lanjut menurut Rektor, kerja sama dengan mitra dari Belanda dan Pemerintah Kota Pekalongan tersebut telah menghasilkan 10 instalasi pengolahan air limbah mandiri serta pendampingan industri batik menuju industri hijau. Empat industri dampingan disebut telah memperoleh sertifikat Industri Hijau. Inisiatif ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha dan lingkungan.
Kepada para lulusan, rektor menitipkan pesan agar mereka mengembangkan kompetensi, kemandirian, dan kepedulian.
“Saudara akan menjadi berdampak ketika ilmu Saudara dipakai. Dan Saudara akan berkelanjutan bila terus belajar dan menjaga nama baik almamater,” tuturnya.
Kehadiran LLDIKTI Wilayah VI pada momentum wisuda ini memperkuat dukungan terhadap pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan relevan dan berdampak. Dengan bekal ilmu dan kemauan terus belajar, alumni UNIKAL diharapkan mampu berkontribusi melalui pekerjaan profesional, kewirausahaan, maupun keterlibatan dalam penyelesaian persoalan masyarakat.
( Humas LLDIKTI VI )


