MCP 2026, Perkuat Pertukaran Budaya dan Wawasan Global Bersama

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) kembali memperkuat komitmennya dalam membangun jejaring internasional dan memperluas pengalaman mahasiswa melalui penyelenggaraan Muria Cultural Program (MCP) 2026. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Atma Jaya Jakarta dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dengan menghadirkan rangkaian kegiatan akademik, kunjungan industri, eksplorasi budaya, hingga pembelajaran kearifan lokal Indonesia.

Muria Cultural Program 2026 mengusung semangat untuk memperkenalkan keberagaman budaya, industri, lingkungan, serta kearifan lokal Indonesia kepada peserta dari berbagai latar belakang negara. Kegiatan berlangsung pada 2–12 Agustus 2026, dengan Jakarta, Kudus, dan Yogyakarta menjadi tiga kota utama dalam rangkaian program.

Kepala Bagian (Kabag) Urusan Internasional UMK, Dr. Atik Rokhayani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, melalui program ini, peserta tidak hanya diajak mengenal Indonesia dari sisi pariwisata, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai perkembangan industri, kewirausahaan, konservasi lingkungan, sejarah, tradisi, serta kehidupan masyarakat lokal.

“Kudus menjadi bagian penting dalam MCP karena peserta mendapatkan pengalaman mengenai kekayaan budaya sekaligus potensi industri daerah. Program juga memperkenalkan Menara Kudus sebagai salah satu contoh perpaduan unsur budaya Jawa-Hindu dan Islam yang merefleksikan sejarah serta keragaman budaya masyarakat Kudus,” ujar Atik.

Selain itu, peserta berkesempatan menikmati kekayaan alam dan budaya Kudus melalui kunjungan ke Museum Patiayam dan Logung Watersport, sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan dalam momentum Dies Natalis ke-46 UMK, termasuk konser musik dan farewell party.

Dr. Atik Rokhayani menambahkan, Muria Cultural Program 2026 turut mempertemukan peserta dari berbagai negara dan latar belakang. Kehadiran peserta internasional menjadi bagian penting dari upaya membangun interaksi lintas budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan Indonesia kepada masyarakat global.

Penyelenggaraan MCP menjadi salah satu bentuk nyata upaya UMK dalam memperluas kerja sama internasional melalui kegiatan yang mengintegrasikan aspek akademik, budaya, industri, lingkungan, dan pengalaman sosial.

“Melalui interaksi dengan peserta dari berbagai negara serta kolaborasi bersama Universitas Atma Jaya Jakarta dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, UMK tidak hanya memperkenalkan Kudus dan Indonesia kepada dunia, tetapi juga membuka ruang bagi terbangunnya jejaring dan persahabatan lintas negara,” pungkasnya.

(Humas-UMK)