Pertahankan Gelar Juara Umum, Kontingen BPSMI Jateng Kirim 36 Seniman Muda ke PEKSIMINAS XVIII 2026

SEMARANG – Kontingen Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah resmi dilepas untuk berlaga pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026. Sebanyak 36 mahasiswa berprestasi yang mewakili 10 perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Tengah siap bertanding pada ajang seni bergengsi yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada 7–11 September 2026.

Acara pelepasan dan pemberian motivasi berlangsung khidmat di Gedung B Lantai 5 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026). Keikutsertaan kontingen tahun ini mengemban misi besar untuk mempertahankan supremasi Jawa Tengah yang sukses meraih gelar Juara Umum PEKSIMINAS secara beruntun pada edisi 2022 dan 2024.

Hasil Seleksi Ketat PEKSIMIDA

Ketua Umum BPSMI Jawa Tengah, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menjelaskan bahwa 36 mahasiswa yang terpilih merupakan hasil penyaringan ketat melalui Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Tengah yang berlangsung pada 26 Juni hingga 17 Juli 2026. Ajang daerah tersebut melibatkan 57 perguruan tinggi dengan total 20 tangkai lomba.

Pada edisi ke-18 kali ini, PEKSIMINAS mengusung tema “PEKSIMINAS Bergerak, Seni Berdampak” dan mempertandingkan 20 cabang perlombaan seni.

“PEKSIMINAS bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian integral dari proses pengembangan dan pembinaan talenta seni mahasiswa secara berkelanjutan.” — Prof. Ir. Dody Ariawan, Ketua Umum BPSMI Jateng

Seni sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Utuh

Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara LLDIKTI, BPSMI, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi untuk menghadirkan pembinaan seni yang terarah.

Aisyah menjelaskan bahwa melalui kerangka kebijakan Kampus Berdampak, aktivitas seni tidak boleh lagi dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler tambahan semata, melainkan instrumen strategis pembentukan karakter, kreativitas, kesehatan mental, identitas budaya, serta keterampilan abad ke-21.

“Prestasi seni merupakan bagian dari capaian pengembangan mahasiswa secara utuh—tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga kreativitas, karakter, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi.” — Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, Kepala LLDIKTI Wilayah VI

Pesan Pemprov Jateng: Tampil Percaya Diri dan Sportif

Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sarido, S.STP., M.Si., mengapresiasi seluruh pembina dan perguruan tinggi yang telah menggembleng talenta muda Jawa Tengah.

Gubernur mengingatkan agar para peserta tidak hanya mengejar medali, tetapi juga mengedepankan proses, kerja keras, disiplin, dan etika bertanding. Pesan pimpinan daerah dirangkum dalam tiga prioritas utama selama kompetisi: menjaga kesehatan, merawat kekompakan, dan menjaga nama baik Jawa Tengah.

“Kalian adalah satu Kontingen Jawa Tengah. Kalian membawa nama daerah. Tampillah dengan sebaik-baiknya, penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan jaga nama baik Jawa Tengah.” — Komjen Pol (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemakaian jaket kontingen secara simbolis oleh Sarido, S.STP., M.Si., bersama Prof. Aisyah Endah Palupi dan Prof. Dody Ariawan kepada perwakilan mahasiswa.

Prosesi tersebut menjadi penanda resmi keberangkatan kontingen menuju Universitas Jember. Dengan bekal seleksi, pembinaan, dan dukungan berbagai pihak, 36 mahasiswa Jawa Tengah siap tampil dalam 20 tangkai lomba seni nasional.

“Berangkat dengan semangat, bertanding dengan sportif, dan pulang membawa kebanggaan untuk Jawa Tengah.”

(Humas LLDIKTI6)