LLDIKTI Wilayah VI Dorong Lulusan Udinus Menjadi Talenta Adaptif dan Berdampak

SEMARANG – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., mendorong lulusan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam Wisuda Ke-88 Udinus Program Doktor, Magister, Sarjana, Sarjana Terapan, dan Diploma yang diselenggarakan di Rama Shinta Ballroom, Patra Semarang Convention Hotel, pada 2–3 September 2026.

Wisuda Ke-88 Udinus diikuti oleh 1.093 wisudawan yang terdiri atas 562 wisudawan pada hari pertama dan 531 wisudawan pada hari kedua. Selain itu, sebanyak 20 lulusan Politeknik Bhakti Semesta (Polibest) Salatiga turut mengikuti rangkaian wisuda pada hari kedua.

Dalam sambutannya, Prof. Aisyah menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menuntaskan pendidikan tinggi. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal perjalanan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan kompetensi secara nyata.

“Indonesia menunggu kiprah Anda untuk memberikan dampak nyata dari ilmu yang telah diperoleh, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan di masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Prof. Aisyah.

Ia menekankan bahwa perubahan teknologi, perkembangan kecerdasan artifisial, dan dinamika dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi untuk terus belajar dan beradaptasi. Kompetensi akademik perlu diiringi karakter, etika, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, dan kemauan untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

Hal tersebut sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi yang menempatkan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia sekaligus simpul solusi bagi masyarakat. Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membuka peluang usaha, dan berkontribusi terhadap pembangunan.

Pembelajaran bagi Alumni Terus Berlanjut

Komitmen untuk mempersiapkan lulusan menghadapi perubahan dunia kerja juga ditunjukkan Udinus melalui program Lifelong Learning Center. Program tersebut membuka kesempatan bagi alumni, khususnya lulusan dalam satu tahun terakhir, untuk kembali belajar dan meningkatkan kompetensi tanpa dipungut biaya.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan artifisial telah membawa perubahan besar terhadap kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Dalam situasi tersebut, kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting bagi setiap lulusan.

“Bukan AI yang menggantikan manusia, melainkan manusia yang mau belajar yang akan menggantikan manusia yang berhenti belajar,” tegas Prof. Pulung.

Melalui program yang telah berjalan sejak April 2026 tersebut, alumni dapat memperoleh pelatihan, sertifikasi, penguatan kompetensi digital, dan pembelajaran mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial. Bagi alumni yang ingin mengembangkan usaha, Udinus juga menyediakan pelatihan bisnis, mentoring, inkubasi, serta pendampingan kewirausahaan.

LLDIKTI Wilayah VI mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bagian dari penguatan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Hubungan perguruan tinggi dengan mahasiswa diharapkan tidak berhenti setelah kelulusan, tetapi berlanjut melalui pengembangan kompetensi alumni secara berkesinambungan.

Kawal Penguatan Kelembagaan dan Mutu

Pada kesempatan tersebut, Prof. Aisyah juga menyoroti proses penyatuan Polibest Salatiga ke dalam Udinus. LLDIKTI Wilayah VI mengapresiasi komitmen Udinus dalam mendukung penguatan kelembagaan perguruan tinggi dan akan terus mengawal proses tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berterima kasih kepada Udinus yang telah merangkul Polibest. Selanjutnya, LLDIKTI Wilayah VI akan mengawal keberlanjutan prosesnya secara prosedural hingga seluruh tahapan penyatuan dapat diselesaikan,” ungkapnya.

Penguatan kelembagaan tersebut perlu diiringi dengan tata kelola yang akuntabel dan budaya mutu yang berkelanjutan. Saat ini Udinus berstatus terakreditasi Unggul dan memiliki 21 program studi berperingkat Unggul atau A dari total 37 program studi.

LLDIKTI Wilayah VI mendorong Udinus untuk terus menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan, meningkatkan kualifikasi dan jenjang karier dosen, serta mempersiapkan proses akreditasi program studi maupun akreditasi perguruan tinggi secara matang.

Data tracer study Udinus tahun 2026 menunjukkan bahwa 80,8 persen lulusan bekerja pada bidang yang sesuai dengan program studi yang ditempuh. Sebanyak 76,8 persen lulusan juga memperoleh pekerjaan pertama dalam waktu paling lama enam bulan setelah lulus. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat relevansi pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui pendampingan, fasilitasi, dan penguatan budaya mutu, LLDIKTI Wilayah VI berkomitmen terus membersamai Udinus dan seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah agar semakin bermutu, relevan, berdampak, dan berdaya saing.

Kepada para wisudawan, Prof. Aisyah berpesan agar capaian akademik yang diraih menjadi pijakan untuk menghasilkan karya dan pengabdian yang lebih luas.

“Teruslah belajar, berkarya, dan menjaga nama baik almamater. Jadilah lulusan yang unggul dalam kompetensi, teguh dalam integritas, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.