Turnamen Tenis Antar-PTS Resmi Bergulir, LLDIKTI VI Perkuat Sportivitas dan Kolaborasi Pendidikan Tinggi Jawa Tengah

SEMARANG – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI resmi membuka Turnamen Tenis Antar-Perguruan Tinggi Swasta LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Tahun 2026 di Lapangan Tenis Kantor LLDIKTI Wilayah VI, Semarang, Jumat (28/8). Turnamen yang diselenggarakan bersama Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) tersebut diikuti 75 pasangan atau sekitar 150 peserta dari 23 perguruan tinggi. Para peserta terdiri atas pimpinan perguruan tinggi, dosen, dan tenaga kependidikan PTS di Jawa Tengah.

Seremoni pembukaan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, S.E., M.M.; Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd.; Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.; Rektor UPGRIS Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H.; Rektor UDINUS Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom.; perwakilan Universitas Diponegoro Prof. Dr. Eng. Agus Setyawan, S.Si., M.Si.; para pimpinan PTS; mitra; serta seluruh kontingen peserta. Sebagai simbolis pembukaan turnamen, dilaksanakan ceremonial serve oleh para tamu kehormatan.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. Aisyah Endah Palupi menyampaikan bahwa turnamen tersebut tidak hanya diarahkan untuk melahirkan juara, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan keluarga besar pendidikan tinggi swasta di Jawa Tengah. Menurutnya, interaksi yang terbangun dalam suasana olahraga diharapkan dapat memperkuat silaturahmi, memperluas jejaring, dan melahirkan berbagai gagasan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

“Di antara waktu istirahat dan suasana santai, dapat muncul ide-ide luar biasa untuk memperkuat jejaring dan melahirkan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan tinggi di Jawa Tengah,” ujar Prof. Aisyah.

Ia menambahkan, penyelenggaraan turnamen bersama UPGRIS dan UNIMUS merupakan bentuk gotong royong dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Jawa Tengah yang sehat, solid, dan saling mendukung. Kolaborasi yang diawali dari lapangan olahraga diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, dan berbagai program strategis lainnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan olahraga merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan, sekaligus sarana menanamkan sportivitas, kejujuran, dan integritas.

Sumarno juga mendorong perguruan tinggi di Jawa Tengah untuk semakin memperkuat kolaborasi. Menurutnya, kemajuan pendidikan tinggi membutuhkan penyatuan langkah dan kontribusi bersama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi harus disatukan langkahnya sehingga bersama-sama dapat mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Laga Ekshibisi Semarakkan Pembukaan

Usai rangkaian seremoni, pembukaan turnamen dilanjutkan dengan dua pertandingan ekshibisi yang menghadirkan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, LLDIKTI Wilayah VI, pimpinan perguruan tinggi, dan insan media. Pada partai pertama, Sekda Jawa Tengah Sumarno berpasangan dengan Prof. Agus Setyawan dari UNDIP. Keduanya berhadapan dengan Rektor UPGRIS Dr. Sapto Budoyo yang berpasangan dengan Rektor UNIMUS Prof. Masrukhi. Partai kedua mempertemukan Rektor UDINUS Prof. Pulung Nurtantio Andono dan Ajeng Aquinia dari UNISBANK melawan Dr. Suparman dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah yang berpasangan dengan Dr. Arista Candra Irawati dari Universitas Ngudi Waluyo,

Kedua pertandingan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Laga ekshibisi tersebut menjadi simbol bahwa olahraga dapat mempertemukan berbagai unsur dalam suasana yang lebih cair, sekaligus membuka ruang komunikasi dan membangun kebersamaan di luar agenda formal kelembagaan.

Hari Pertama Pertandingkan Empat Kategori

Setelah laga ekshibisi, pertandingan hari pertama dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung secara paralel di enam lapangan yang tersebar di tiga lokasi, yakni Lapangan Tenis LLDIKTI Wilayah VI, Lapangan Tenis UNIMUS, dan Lapangan Tenis UPGRIS.

Sebanyak 39 pertandingan fase pool dijadwalkan berlangsung pada hari pertama. Pertandingan mencakup empat kategori ganda, yaitu Ganda Eksekutif, Kelompok Umur 100 Tahun, Kelompok Umur 90 Tahun, dan Kelompok Umur 80 Tahun.

Kategori Ganda Eksekutif diikuti unsur pimpinan perguruan tinggi, mulai dari rektor, wakil rektor, kepala lembaga atau badan, dekan, wakil dekan, hingga ketua program studi. Sementara itu, tiga kategori kelompok umur ditentukan berdasarkan akumulasi usia setiap pasangan.

Pertandingan dilaksanakan dengan mengacu pada peraturan permainan tenis ITF. Seluruh peserta juga diharapkan mematuhi ketentuan pertandingan serta menjunjung tinggi sportivitas, fair play, ketertiban, dan semangat persaudaraan.

Ketua Panitia Adhrial Refaddin menyampaikan bahwa turnamen berlangsung selama tiga hari, pada 28–30 Agustus 2026. Babak awal dan lanjutan dilaksanakan di tiga lokasi pertandingan, sedangkan rangkaian semifinal, final, penyerahan hadiah, dan penutupan dijadwalkan pada Minggu (30/8).

Turnamen ini menjadi penyelenggaraan kembali agenda olahraga antar-PTS setelah sempat vakum selama tujuh tahun. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme keluarga besar PTS untuk kembali bertemu, bertanding, dan membangun jejaring dalam semangat kebersamaan.

Penyelenggaraan kegiatan turut mendapatkan dukungan sejumlah PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI, diantaranya: Universitas Ngudi Waluyo, Universitas 17 Agustus 1945, Universitas AKI, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Duta Bangsa, Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Katolik Soegijapranata, Politeknik Bumi Akpelni, Universitas Bhamada Slawi, Universitas Harapan Bangsa, Universitas Maritim Amni dan Universitas Sains dan Teknologi Digital. Serta dukungan sponsor Bank BRI dan Bank BSI. Partisipasi tersebut memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong dalam menyukseskan kegiatan bersama keluarga besar pendidikan tinggi Jawa Tengah.

Melalui Turnamen Tenis Antar-PTS Tahun 2026, LLDIKTI Wilayah VI berharap para peserta tidak hanya membawa pulang capaian pertandingan, tetapi juga persahabatan, jejaring, dan peluang kerja sama baru. Sebab, kemenangan terpenting dari turnamen ini adalah semakin kuatnya sinergi untuk mewujudkan pendidikan tinggi Jawa Tengah yang bermutu, relevan, dan berdampak.

(Humas LLDIKTI6)