SEMARANG – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital pendidikan tinggi di Jawa Tengah melalui kolaborasi bersama Google for Education dan PointStar Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Workshop Pemanfaatan Google Workspace for Education untuk internal LLDIKTI Wilayah VI pada 20 Mei 2026, yang dilanjutkan dengan kegiatan “Kelas Inovasi Semarang 2026” bagi perguruan tinggi swasta (PTS) Jawa Tengah pada 21 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital di sektor pendidikan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital untuk menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Mengusung tema “Mewujudkan Pembelajaran yang Lebih Efektif dan Adaptif dengan AI dan Teknologi Digital”, LLDIKTI Wilayah VI menggelar workshop internal yang diikuti oleh pegawai lintas tim kerja di lingkungan kantor LLDIKTI VI. Kegiatan ini menghadirkan fasilitator tim Google for Education dan PointStar Indonesia untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan Google Workspace for Education, integrasi AI dalam pekerjaan, hingga kolaborasi digital dalam mendukung efektivitas layanan dan tata kelola institusi.
Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direspons secara cepat dan adaptif oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi.
“Perkembangan Artificial Intelligence dan teknologi digital bergerak sangat cepat. Karena itu, perguruan tinggi dan juga LLDIKTI harus mampu menjadi institusi yang agile, adaptif, dan terus belajar. Sebelum mendorong transformasi digital di perguruan tinggi, internal LLDIKTI juga harus memahami dan mulai memanfaatkan ekosistem digital tersebut,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa AI tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja.
“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan manusia, tetapi membantu pekerjaan menjadi lebih efektif, kolaboratif, dan inovatif,” tambahnya.
Kelas Inovasi Semarang 2026: Ajak PTS Tingkatkan Pengelolaan Digital Environment
Sementara itu, pada kegiatan “Kelas Inovasi Semarang 2026” yang digelar di Hotel Ciputra Semarang, ratusan peserta dari sekolah swasta dan perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah mendapatkan wawasan mengenai implementasi teknologi digital dalam pembelajaran.
Acara tersebut merupakan kolaborasi antara PointStar Indonesia sebagai authorized Google for Education partner di Indonesia bersama Google for Education dan LLDIKTI Wilayah VI. Berbagai sesi edukatif dihadirkan, mulai dari sosialisasi Google Workspace for Education, program pelatihan Google, workshop implementasi ChromeOS Flex untuk optimalisasi perangkat lama, hingga pengenalan AI Labs in Higher Education.
Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah VI, Adhrial Refaddin, S.IP., M.PP., yang hadir mewakili LLDIKTI Wilayah VI dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan teknologi dalam mempercepat transformasi pembelajaran di era digital.
“Kolaborasi seperti ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih inovatif dan siap menghadapi tantangan masa depan. Perguruan tinggi perlu terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi agar proses pembelajaran semakin efektif dan berdampak,” ungkapnya.
Dalam salah satu sesi pemaparan materi, Dwi Adi selaku Cloud Education Facilitator PointStar Indonesia menjelaskan bahwa AI sebaiknya diposisikan sebagai mitra pengajar dalam proses pembelajaran.
“Artificial Intelligence (AI) seharusnya bertindak sebagai Mitra Pengajar dalam kegiatan belajar mengajar atau co-orchestration, sehingga teknologi dapat membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, personal, dan adaptif,” jelas Dwi Adi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI berharap transformasi digital pendidikan tinggi di Jawa Tengah dapat terus berkembang dan mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang lebih modern, inovatif, serta relevan dengan kebutuhan era digital dan Artificial Intelligence. ( Beriya & Foto : humas LLDIKTI6 )

