Universitas Wahid Hasyim Gelar Wisuda ke-45, Rektor Tekankan Pentingnya Karakter dan Inovasi

UNWAHAS – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang sukses menyelenggarakan Upacara Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-45 yang berlangsung khidmat pada hari Rabu (06/05) pagi. Acara yang digelar di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang (YWHS), Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Rektor beserta Wakil Rektor, jajaran pimpinan Senat, serta orang tua wisudawan.

Dalam prosesi tersebut, Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM, secara resmi melantik para lulusan dari berbagai program studi, mulai dari Sarjana, Magister hingga Doktoral. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis. Beliau menekankan bahwa gelar akademik hanyalah awal dari perjuangan yang sebenarnya akan dilalui di masyarakat.

“Lulusan Unwahas harus mampu menjadi oase di tengah masyarakat. Tidak hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memegang teguh nilai-nilai Aswaja dan kebangsaan” ujar Rektor di hadapan para hadirin. Prof Helmy menambahkan bahwa wisuda ke-45 ini merupakan bukti konsistensi Unwahas dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Wisudawan didorong untuk melek digital dan mampu beradaptasi dengan kecerdasan buatan (AI) tanpa kehilangan jati diri kemanusiaan.

“selain itu pentingnya menjaga hubungan baik dengan almamater melalui ikatan alumni serta Ilmu yang didapat harus diimplementasikan untuk kemaslahatan umat dan bangsa” ujarnya. Rektor optimis lulusan Unwahas akan menjadi insan unggul yang berdaya saing global “sebagai arah pengembangan, Unwahas mengusung fokus strategis yang kami sebut “IDEA”, yaitu: Internasionalisasi, Digitalisasi, Entrepreneurship, Leadership dan Aswaja” lanjutnya.

Suasana haru menyelimuti ruangan saat pengumuman Wisudawan Terbaik dari masing-masing fakultas. Para lulusan terbaik diberikan penghargaan khusus atas dedikasi dan indeks prestasi kumulatif (IPK) yang membanggakan.

Susan Nurhidayah atlet panjat tebing internasional yang juga lulus pada program studi PJKR menjadi wakil wisudawan dalam memberikan sambutan, dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika Unwahas yang telah memberikan fasilitas dan bimbingan selama masa perkuliahan. “Unwahas terus berkomitmen memberikan pelayanan yang prima untuk semua mahasiswanya, sebagai atlet internasional saya bangga menjadi bagian Universitas Wahid Hasyim” ungkapnya.

Unwahas saat ini terus menjaga untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi unggul yang berbasis pada nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyyah. Dengan bertambahnya jumlah alumni pada wisuda ke-45 ini, Unwahas semakin memperkuat posisinya sebagai pencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas.

Dalam laporan Wakil Rektor I Dr. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd hingga wisuda ini Unwahas telah meluluskan sebanyak 28.576 orang yang terdiri dari 18.399 Sarjana, 1991 Magister, 28 Doktor, 1759 Profesi Apoteker, 163 Profesi Dokter, 4757 Profesi Guru Keagamaan, 1006 D2 & D3 dan 473 Program Akta IV dan sekarang bekerja atau berprofesi di berbagai bidang yaitu Guru, Dosen, PNS, Apoteker, Dokter, Pengusaha, Pengacara, Politisi dan lain-lain. “Dalam semangat internasionalisasi, Unwahas juga telah menerima mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara seperti dari Thailand, Kamboja, Vietnam, Pakistan, Afghanistan, Srilanka, Ghana. Dan pada wisuda ke-45 kali ini ikut di wisuda 2 mahasiswa asing dari Prodi Magister Hukum, Rubab Zahra asal Pakistan dan dari Prodi Magister Manajemen, Jamila Asef asal Afghanistan.” ujarnya.

Lebih lanjut sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan zaman dan tantangan pembangunan nasional, Unwahas juga telah membuka program studi baru, yaitu: Program Studi S1 Teknik Pertambangan dan Program Studi S1 Fisioterapi. Kehadiran kedua program studi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam sektor strategis, khususnya di bidang energi, sumber daya alam, serta pelayanan kesehatan masyarakat. (DNY)