LLDIKTI Wilayah VI Apresiasi UMK Cetak Lulusan Berdampak bagi Masyarakat

Kudus — LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah mengapresiasi komitmen Universitas Muria Kudus dalam mencetak lulusan berkualitas dan berdampak bagi masyarakat melalui Wisuda Pascasarjana dan Sarjana ke-76 Periode I Tahun 2026 yang digelar pada 6-7 Mei 2026 di Auditorium UMK.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menyampaikan bahwa UMK menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah yang konsisten memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi peran UMK sebagai mitra strategis dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Jawa Tengah. Di era disrupsi ini, saya berharap para lulusan tidak berhenti belajar dan terus mengasah soft skills agar relevansi keilmuan tetap terjaga di dunia kerja,” ujarnya.

Wisuda ke-76 UMK tahun ini mengusung tema “Kampus Unggul, Lulusan Berdampak di Masyarakat”. Sebanyak 864 wisudawan mengikuti prosesi wisuda yang terdiri atas 140 lulusan jenjang magister dan 724 lulusan sarjana dari berbagai program studi.

Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si. menegaskan bahwa wisuda menjadi momentum penting bagi lulusan untuk menunjukkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata transformasi UMK menjadi kampus unggul. Kami membekali lulusan tidak hanya dengan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter agar mereka mampu memberikan dampak nyata dan menjadi solusi di tengah masyarakat,” katanya.

LLDIKTI Wilayah VI juga menilai capaian UMK menunjukkan penguatan mutu kelembagaan yang positif. Saat ini UMK telah meraih akreditasi institusi “Unggul” yang berlaku hingga tahun 2030. Selain itu, dari 22 program studi aktif, sebanyak tujuh program studi telah terakreditasi Unggul dan sepuluh program studi meraih predikat Baik Sekali.

Tidak hanya dari sisi akademik, kesiapan lulusan UMK memasuki dunia kerja juga dinilai cukup baik. Berdasarkan tracer study terbaru, sebanyak 78,3 persen lulusan memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah lulus.

Menurut Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, capaian tersebut menjadi indikator bahwa perguruan tinggi perlu terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan industri agar lulusan semakin adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan memiliki kemampuan kolaboratif. Soft skills dan semangat belajar sepanjang hayat menjadi kunci menghadapi perubahan dunia kerja yang sangat cepat,” tambahnya.

Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., yang turut hadir dalam acara tersebut berharap agar para alumni yang berjumlah lebih dari 40 ribu orang ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi dan sosial, khususnya dalam membangun Kabupaten Kudus melalui inovasi-inovasi segar.

Dalam prosesi wisuda tersebut, UMK juga memberikan penghargaan kepada sejumlah wisudawan berprestasi, termasuk mahasiswa penerima penghargaan nasional dan lulusan dengan capaian akademik terbaik. ( Humas LLDIKTI VI )