Semarang, 2 Mei 2026 – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor LLDIKTI Wilayah VI, Jumat (2/5). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah atau pakaian tradisional sederhana sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Upacara diikuti oleh jajaran pimpinan, pegawai, serta tenaga kependidikan di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI. Pada kesempatan tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., didampingi Kepala Bagian Umum, Adhrial Refaddin, S.IP., M.P.P., menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Periode Mei 2026 kepada pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada negara. Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun diberikan kepada 5 pegawai, Satyalancana Karya Satya 20 Tahun kepada 13 pegawai, dan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun kepada 17 pegawai. Dari total 35 penerima penghargaan, sebanyak 32 penerima merupakan dosen PNS DPK di lingkungan perguruan tinggi swasta, sedangkan 3 penerima lainnya merupakan pegawai tenaga kependidikan di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI.

Dalam amanatnya, Kepala LLDIKTI Wilayah VI selaku Pembina Upacara membacakan pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada peringatan Hardiknas 2026. Disampaikan bahwa pendidikan merupakan jantung peradaban dan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari disrupsi digital, krisis iklim, hingga perkembangan kecerdasan artifisial.
Pembina upacara juga menegaskan bahwa tema Hardiknas tahun ini selaras dengan arah pembangunan pendidikan tinggi nasional yang inklusif, adaptif, dan berdampak. Transformasi pendidikan tinggi dilakukan melalui tiga fokus utama, yakni perluasan akses pendidikan yang inklusif, penguatan kolaborasi untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat, serta pengembangan riset yang berdampak nyata bagi bangsa.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau institusi pendidikan semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan gotong royong dan kolaborasi, kita dapat menghadirkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berdampak bagi masa depan Indonesia,” ungkapnya.
Momentum peringatan Hardiknas ini menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Selamat kepada para penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Periode Mei 2026.
Dirgahayu Pendidikan Indonesia. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
#PendidikanBermutuUntukSemua







