LLDIKTI Wilayah VI Tekankan Pentingnya Mutu Pendidikan dan Daya Saing Lulusan UNISS

Kendal, 26 Oktober 2026 — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan kompetensi, serta integritas lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam momentum Wisuda Universitas Selamat Sri (UNISS) yang diikuti oleh 586 wisudawan dan wisudawati.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal dari tanggung jawab lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

“Wisuda merupakan momentum penting bagi lulusan untuk memasuki tahap kehidupan berikutnya dengan membawa ilmu, kompetensi, dan integritas. Kami berharap para lulusan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, terus mengembangkan diri, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia kerja, dan pembangunan bangsa,” ujar Prof. Aisyah.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan semangat belajar sepanjang hayat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas dosen, pengembangan program studi, serta pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Sejalan dengan hal tersebut, Rektor UNISS Dr. Hj. Ismawati, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda merupakan awal dari tanggung jawab baru bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rektor menekankan tiga pesan utama kepada para wisudawan dan wisudawati, yakni menjaga integritas, terus bertumbuh dan beradaptasi, serta menjadi manusia yang bermanfaat. Para lulusan diharapkan mampu menghadapi perubahan zaman, meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi secara bijaksana, dan tetap menjunjung tinggi akhlak serta kepedulian sosial.

“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jadikan ilmu sebagai penerang dalam mengambil keputusan, akhlak sebagai penuntun dalam bertindak, dan pengabdian sebagai tujuan dalam berkarya,” ujar Rektor UNISS dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Wakaf Selamat Rahayu, para dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali wisudawan atas dukungan dan pengorbanan yang telah mengantarkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana.

Keberhasilan lulusan, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik yang diperoleh, tetapi juga oleh kemampuan menjaga nama baik almamater, menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Berdasarkan bahan evaluasi, UNISS memiliki 14 program studi dengan status akreditasi yang beragam. Pada tingkat institusi, UNISS tercatat memiliki akreditasi perguruan tinggi berperingkat Baik untuk periode 26 September 2023 hingga 10 Oktober 2028.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi. Penguatan sistem penjaminan mutu internal, peningkatan kompetensi dosen, pengembangan program studi, serta perbaikan kualitas pembelajaran menjadi aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan.

Selain kualitas akademik, keberhasilan pendidikan tinggi juga perlu dilihat dari kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha, dan menerapkan keilmuannya sesuai kebutuhan masyarakat.

Prof. Aisyah menambahkan bahwa perguruan tinggi perlu memastikan proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga pada kesiapan lulusan menghadapi tantangan nyata.

“Perguruan tinggi perlu terus membangun keterhubungan antara proses pendidikan dan kebutuhan masyarakat. Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang, berinovasi, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Dalam momentum wisuda tersebut, LLDIKTI Wilayah VI juga menegaskan pentingnya tata kelola akademik yang tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi adalah validitas data akademik dan kelulusan mahasiswa. Verifikasi dan validasi data wisudawan melalui mekanisme yang berlaku menjadi bagian dari upaya memastikan keabsahan ijazah serta perlindungan terhadap hak lulusan.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi harus dijaga melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan administrasi akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.

LLDIKTI Wilayah VI akan terus menjalankan perannya dalam memfasilitasi, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah Jawa Tengah sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Melalui momentum Wisuda ke-21 UNISS, diharapkan para lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang berintegritas, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di sisi lain, perguruan tinggi diharapkan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan agar kontribusinya terhadap pembangunan sumber daya manusia semakin nyata.

( Humas LLDIKTI Wilayah VI )