LLDIKTI Wilayah VI Perkuat Kualitas Proposal Hibah Dosen Pemula, Dorong Lebih Banyak PTS Jawa Tengah Lolos Pendanaan Nasional

Semarang, 27 Agustus 2026 — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Melalui kegiatan Asistensi Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Skema Dosen Pemula Tahun 2026, sebanyak 50 dosen dari 42 PTS di Jawa Tengah mendapatkan pendampingan intensif untuk menyusun proposal yang lebih berkualitas dan kompetitif.

Kegiatan yang diselenggarakan di Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang ini menghadirkan narasumber sekaligus reviewer nasional, yaitu Prof. Dr. Muljono, S.Si., M.Kom. dari Universitas Dian Nuswantoro dan Prof. Dr. Purnomo, M.Eng. dari Universitas Muhammadiyah Semarang. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi penyusunan proposal, pemahaman panduan hibah terbaru, hingga sesi klinik proposal secara langsung bersama reviewer.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi atas semangat dosen-dosen muda dari berbagai PTS di Jawa Tengah yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Skema Dosen Pemula merupakan pintu masuk strategis untuk membangun budaya riset dan pengabdian yang kuat sejak awal karier dosen.

 “Skema Dosen Pemula adalah gerbang utama bagi dosen muda untuk membangun rekam jejak penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin menumbuhkan budaya akademik yang menjadikan meneliti dan mengabdi bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi menjadi passion dan tradisi keilmuan yang melekat pada setiap dosen di Perguruan Tinggi Swasta.” — Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd.

Beliau juga menegaskan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat memiliki peran penting dalam pengembangan karier dosen. Luaran berupa publikasi ilmiah, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), paten, maupun buku ajar menjadi portofolio yang mendukung kenaikan Jabatan Akademik Dosen serta Sertifikasi Dosen. Selain berdampak pada individu dosen, capaian tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan skor SINTA, akreditasi, klasterisasi, dan daya saing institusi.

Dalam sesi asistensi, para narasumber mengingatkan bahwa persaingan hibah penelitian nasional semakin kompetitif. Proposal yang baik tidak hanya menghadirkan ide inovatif, tetapi juga harus memenuhi panduan terbaru, memiliki unsur kebaruan (novelty), metodologi yang kuat, anggaran yang sesuai ketentuan, serta luaran yang realistis dan berdampak. Peserta juga dibimbing melakukan evaluasi terhadap profil SINTA, memilih skema hibah yang sesuai, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai sarana brainstorming ide penelitian secara bijak.

Kegiatan ini dirancang sebagai klinik proposal yang memberikan ruang konsultasi langsung antara dosen dan reviewer nasional. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meminimalkan kesalahan administrasi maupun substansi yang selama ini menjadi penyebab banyak proposal belum berhasil memperoleh pendanaan nasional.

Prof. Aisyah Endah Palupi berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk menyempurnakan proposal yang telah disusun.

“Manfaatkan asistensi ini untuk menyerap sebanyak mungkin masukan dari para reviewer. Perbaiki setiap kelemahan proposal dan sesuaikan dengan panduan terbaru agar peluang lolos pendanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat semakin besar.”

Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI menargetkan meningkatnya tingkat kelolosan proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Skema Dosen Pemula dari Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Tengah. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen LLDIKTI Wilayah VI dalam memperkuat ekosistem riset, meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, dan mendorong lahirnya inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.

( Humas LLDIKTI Wilayah VI )