Menguatkan Kebersamaan, Nyalakan Semangat Pengabdian: LLDIKTI Wilayah VI Gelar Ngudarasa Dosen PNS DPK 2026

Semarang – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI terus memperkuat hubungan kemitraan dengan Dosen Pegawai Negeri Sipil Dipekerjakan (PNS DPK) melalui kegiatan Ngudarasa Dosen PNS DPK yang diselenggarakan di Gedung A Kantor LLDIKTI Wilayah VI, Semarang. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum komunikasi yang mempertemukan jajaran LLDIKTI Wilayah VI dengan para Dosen PNS DPK dari berbagai perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang hadir. Dari total 280 Dosen PNS DPK di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI, sebanyak 240 dosen mengonfirmasi kehadiran dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Ngudarasa tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi dua arah, serta menyerap aspirasi sebagai dasar pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang untuk bertemu dan bersilaturahmi, tetapi juga wadah untuk saling mendengarkan, berdiskusi, dan memperkuat sinergi antara LLDIKTI Wilayah VI dengan Dosen PNS DPK dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi,” ungkap Prof. Aisyah.

Prof. Aisyah menegaskan bahwa Dosen PNS DPK memiliki posisi strategis sebagai representasi pemerintah di perguruan tinggi swasta sekaligus teladan dalam menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dari 280 Dosen PNS DPK yang berada di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI, sebanyak 157 dosen telah berkualifikasi magister dan 123 dosen berkualifikasi doktor. LLDIKTI Wilayah VI terus mendorong dosen yang masih berada pada usia produktif untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sementara dosen berkualifikasi doktor didorong untuk mempercepat jenjang karier akademik hingga mencapai Guru Besar.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya menyiapkan regenerasi Dosen PNS DPK. Sebagian besar dosen diproyeksikan memasuki masa pensiun setelah tahun 2030 sehingga diperlukan perencanaan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Selain itu, sebanyak 115 Dosen PNS DPK saat ini dipercaya menduduki jabatan pimpinan di perguruan tinggi swasta. Kepercayaan tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan penuh profesionalisme, menjaga integritas sebagai aparatur sipil negara, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Sebagai bagian dari pembinaan, kegiatan Ngudarasa menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas berbagai isu strategis. Dwi Setiyowati memaparkan kebijakan terbaru mengenai Permendiktisaintek Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Tugas Belajar bagi PNS. Materi tersebut menjelaskan tujuan tugas belajar sebagai upaya pengembangan kompetensi ASN, persyaratan peserta, hak dan kewajiban selama menjalani studi, skema pembiayaan, hingga mekanisme pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas belajar.

Selanjutnya, Septo Prabowo dari Tim SPI LLDIKTI Wilayah VI menyampaikan hasil evaluasi tunjangan kinerja dosen. Dalam paparannya dijelaskan perlunya sinkronisasi data jabatan fungsional, pembaruan data BKD, serta penyesuaian pembayaran tunjangan kinerja agar sesuai dengan regulasi dan menghindari terjadinya kelebihan pembayaran akibat ketidaksesuaian data.

Materi berikutnya disampaikan oleh Lis Setiyowati mengenai implementasi Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen beserta petunjuk teknisnya. Para peserta diingatkan mengenai pentingnya pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD), mekanisme kenaikan jabatan akademik, kualitas publikasi ilmiah, serta kepatuhan terhadap ketentuan angka kredit sebagai bagian dari pengembangan karier dosen yang berkelanjutan.

Tidak hanya membahas aspek regulasi, kegiatan Ngudarasa juga menghadirkan Eko Suseno HRM, S.E., M.M., PFC., dosen, konsultan, trainer, dan motivator, yang memberikan sesi Motivation Training bertajuk “Light Up Your Spirit”. Dalam paparannya, Eko mengajak seluruh Dosen PNS DPK untuk terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat karakter sebagai pendidik profesional. Menurutnya, profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atau kompetensi yang tinggi, tetapi juga oleh karakter dan nilai moral yang menjadi landasan dalam setiap tindakan seorang dosen.

Eko juga menegaskan bahwa perubahan besar dalam organisasi selalu diawali dari perubahan pada diri setiap individu. Oleh karena itu, setiap dosen perlu memiliki semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perguruan tinggi maupun masyarakat. Menutup sesi motivasinya, ia mengajak seluruh peserta menanamkan prinsip “Get Up, Dress Up, Show Up, Never Give Up” sebagai semangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Melalui kegiatan Ngudarasa ini, LLDIKTI Wilayah VI berharap silaturahmi yang telah terjalin dengan Dosen PNS DPK dapat semakin erat. Komunikasi yang terbuka, pembinaan yang berkelanjutan, serta semangat untuk terus meningkatkan kompetensi diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat sinergi antara LLDIKTI Wilayah VI dan Dosen PNS DPK, sehingga bersama-sama mampu mewujudkan perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah yang semakin unggul, berintegritas, dan berdaya saing. ( Berita & Foto Humas LLDIKTI Wilayah VI )