Semarang – LLDIKTI Wilayah VI menghadiri Workshop Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Anggota APTISI Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan pada 8–9 Juli 2026 di Hotel Norman Semarang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran serta selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan standar penjaminan mutu.
Workshop dibuka oleh Ketua APTISI Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education.
Pada kesempatan tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., memberikan sambutan sekaligus pengarahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Prof. Aisyah menegaskan bahwa transformasi kurikulum berbasis OBE bukan sekadar memenuhi tuntutan akreditasi, tetapi merupakan upaya nyata untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Implementasi Outcome-Based Education harus menjadi budaya akademik di perguruan tinggi. Kurikulum tidak lagi berorientasi pada proses semata, tetapi pada capaian pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi,” ujar Prof. Aisyah.
Lebih lanjut, Prof. Aisyah mengajak seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah untuk menjadikan OBE sebagai instrumen peningkatan mutu secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan implementasi OBE membutuhkan komitmen seluruh sivitas akademika, mulai dari perencanaan kurikulum, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen yang terukur.
Workshop yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang pengembangan kurikulum dan penjaminan mutu. Materi yang dibahas meliputi paradigma Outcome-Based Education, penyusunan Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), curriculum mapping, penyusunan CPMK dan Sub-CPMK, strategi pembelajaran dan asesmen berbasis OBE, serta penyusunan RPS berbasis OBE.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah VI berharap seluruh PTS anggota APTISI Provinsi Jawa Tengah semakin siap mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome-Based Education secara optimal. Sinergi antara LLDIKTI Wilayah VI, APTISI, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat budaya mutu sehingga menghasilkan lulusan yang kompetitif, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. ( Berita & Foto : Humas LLDIKTI VI )
