Semarang, 7 Maret 2026 – Universitas Semarang (USM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengikuti perkembangan teknologi digital dengan menyelenggarakan Superteam Campus Weekend Class #4 yang merupakan sebuah program edukasi rutin pembelajaran seputar blockchain dan pengembangan teknologi Web3. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 bertempat Gedung Q FTIK USM dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dari USM, Polines, dan Udinus secara langsung serta lebih dari 300 peserta secara daring melalui platform pembelajaran digital Superteam di
superstudy.fun class livestream. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Superteam Campus Weekend Class yang telah diselenggarakan secara rutin setiap Sabtu sejak 14 Februari 2026. Pembelajaran pertemuan keempat ini digelar secara offline di USM dengan mengusung beberapa topik menarik di antaranya vibecoding, psikologi di balik bisnis teknologi, serta cara merancang antarmuka pengguna (UI) yang nyaman bagi pengguna.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Informatika USM Dr. Astrid Novita Putri, S.Kom., M.Kom. didampingi oleh Febrian Wahyu Christanto, S.Kom., M.Cs. selaku Pembina USM Superteam Blockchain Campus Club (SBCC).
Dalam sambutannya, Dr. Astrid Novita Putri, S.Kom., M.Kom. menyampaikan bahwa pengenalan teknologi blockchain merupakan langkah strategis bagi pengembangan kurikulum di masa depan.
“Blockchain merupakan matakuliah baru di USM dan dengan hadirnya weekend class dari Superteam ini sangat bagus untuk update ilmu mahasiswa. Kami bangga USM menjadi yang pertama di Semarang dan satu-satunya yang pernah dikunjungi oleh Superteam Indonesia”, ujarnya.
Sementara itu, Febrian Wahyu Christanto, S.Kom., M.Cs. menegaskan bahwa kegiatan ini dipersiapkan secara matang dengan melibatkan mahasiswa mata kuliah Keamanan Data dan Blockchain.
“Kami sudah persiapkan kegiatan dengan matang dan luar biasanya penyelenggaraan offline Superteam Campus Weekend Class kali ini menjadi rekor kegiatan dengan peserta terbanyak sepanjang pelaksanaan Superteam Campus Weekend Class. Selain itu antusiasme peserta juga sangat tinggi tidak hanya mahasiswa USM saja bahkan ada beberapa mahasiswa kampus lain yang join baik secara offline maupun online”, ungkapnya.
Steven Wijaya (Lead of Superteam Indonesia) memberikan pernyataan bahwa pada kegiatan ini mahasiswa selain belajar tentang blockchain juga berpeluang mendapatkan penghasilan dan pendanaan dari Solana melalui Superteam dengan project blockchain yg akan dikerjakan. “Selain materi edukasi dan praktik langsung, mahasiswa dapat pula mengikuti bootcamp, kompetisi, pembiayaan project, serta program-program Superteam lainnya. Tujuannya tentu saja bertujuan membentuk pakar-pakar blockchain di Indonesia”, kata Steven.
Moderator kegiatan ini adalah Destriani Rahayu dan Ikhwanul Husna yang dibantu oleh beberapa mahasiswa volunteer dalam proses praktikum peserta kegiatan. Narasumber kegiatan ini adalah Steven Wijaya yang membawakan materi tentang Psikologi Bisnis beserta narasumber lainnya dari Superteam seperti Richard selaku Developer Relations (DevRel) Superteam Indonesia yang membawakan materi pengenalan mendalam mengenai teknologi blockchain Solana serta praktik langsung hands-on coding untuk membangun program sederhana di jaringan Solana. Materi dilanjutkan oleh Rade yang membawakan materi tentang teknis vibecoding kemudian diteruskan oleh Mancer Network yang membahas peluang karier di industri Web3 termasuk potensi keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program global seperti hackathon, grant program, dan kolaborasi proyek blockchain.
Tujuan utama dari kegiatan ini antara lain adalah memperkenalkan ekosistem Solana blockchain kepada mahasiswa, meningkatkan minat mahasiswa terhadap pengembangan teknologi Web3, serta membangun komunitas Superteam Campus Club di lingkungan Universitas Semarang yaitu komunitas mahasiswa yang mempelajari lebih dalam tentang teknologi dan pengembangan blockchain. Dengan terselenggaranya Superteam Campus Weekend Class #4, Universitas Semarang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kampus yang aktif dalam mendorong pengembangan teknologi blockchain dan Web3 di lingkungan akademik.

