Surakarta 3/3/2026 – Sebanyak 62 operator Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Surakarta dan sekitarnya mengikuti Workshop Pelaporan PDDikti Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 Angkatan I yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI di Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Kegiatan ini difokuskan pada pemberian pembekalan dasar kepada para operator, terutama dalam memahami mekanisme pelaporan data pada sistem PDDikti yang saat ini telah mengalami pengembangan dari PDDikti Feeder menjadi Neo Feeder. Pemahaman awal ini dinilai penting untuk memastikan proses pelaporan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai ketentuan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi terkait gambaran umum PDDikti, proses input data mahasiswa, serta keterkaitannya dengan Indikator Kinerja Utama (IKU). Selain itu, disampaikan pula pengenalan terhadap proses lanjutan, seperti pengajuan nomor ijazah melalui sistem PISN dan pemutakhiran data mahasiswa pada PDDikti Admin.
Melalui workshop ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang seragam mengenai prinsip dasar pelaporan, termasuk pentingnya menjaga validitas dan akurasi data. Kesamaan persepsi tersebut menjadi fondasi dalam mendukung kelancaran pelaporan data di masing-masing perguruan tinggi.
PDDikti sebagai sumber utama data pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam berbagai layanan dan program, antara lain SISTER, SAPTO, beasiswa mahasiswa, BKD dosen, SINTA, hingga tracer study. Oleh karena itu, kualitas data yang dilaporkan oleh perguruan tinggi akan berdampak langsung pada berbagai aspek tata kelola dan kebijakan pendidikan tinggi.
Workshop Angkatan I ini merupakan tahapan awal dalam rangkaian pembinaan yang dilakukan oleh LLDIKTI Wilayah VI. Melalui kegiatan ini, diharapkan para operator PDDikti memiliki kesiapan dasar sebelum mengikuti tahapan penguatan dan pendalaman pada kegiatan selanjutnya, sehingga pelaporan PDDikti Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 dapat terlaksana secara optimal.


