Pelantikan Rektor Universitas Pekalongan Periode 2026–2030: LLDIKTI Wilayah VI Tegaskan Dukungan Penguatan Mutu Perguruan Tinggi

Pekalongan — Universitas Pekalongan (UNIKAL) secara resmi melantik kembali Dr. Andi Kushermanto, S.E., M.M. sebagai Rektor Universitas Pekalongan periode 2026–2030 dalam sebuah prosesi pelantikan yang diselenggarakan pada Jumat, 27 Februari 2026, bertempat di Kampus Universitas Pekalongan. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, Ketua Pembina Yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma, jajaran pimpinan perguruan tinggi mitra, stakeholder daerah, serta seluruh sivitas akademika Universitas Pekalongan.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan kepemimpinan Universitas Pekalongan setelah berbagai capaian strategis berhasil diraih pada periode sebelumnya. Di bawah kepemimpinan Dr. Andi Kushermanto, Universitas Pekalongan berhasil mencatatkan tonggak sejarah melalui perolehan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi dengan predikat Unggul pada September 2025. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Universitas Pekalongan sebagai perguruan tinggi unggulan di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan, sekaligus menempatkannya sebagai perguruan tinggi peringkat pertama di Kota Pekalongan berdasarkan pemeringkatan EduRank tahun 2025.

Kualitas akademik Universitas Pekalongan juga tercermin dari meningkatnya kinerja riset dan publikasi ilmiah dosen yang berhasil meraih skor SINTA tertinggi di kawasan Pekalongan Raya. Penguatan kapasitas sumber daya manusia terus dilakukan melalui peningkatan jabatan fungsional dosen serta pengukuhan Guru Besar baru pada berbagai bidang keilmuan, yang menunjukkan komitmen institusi dalam membangun ekosistem akademik yang sehat dan berdaya saing.

Dukungan LLDIKTI Wilayah VI untuk Penguatan Mutu dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja kepemimpinan Dr. Andi Kushermanto yang dinilai berhasil membawa Universitas Pekalongan mencapai kemajuan signifikan dalam penguatan mutu kelembagaan.

“Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Pak Rektor ini merupakan bentuk kesinambungan kepemimpinan strategis dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong akselerasi pengembangan institusi ke depan.” ujar Prof. Aisyah.

LLDIKTI Wilayah VI menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra pembina dan pendamping strategis bagi perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah, termasuk Universitas Pekalongan. Peran tersebut diwujudkan melalui fasilitasi peningkatan mutu tata kelola perguruan tinggi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia dosen, penguatan kelembagaan, serta pendampingan berkelanjutan dalam mempertahankan capaian Akreditasi Institusi Unggul yang telah diraih.

“Akreditasi Unggul bukanlah akhir, namun bagaimana dapat mempertahankannya. Ke depan, UNIKAL di bawah kepemimpinan Bapak Rektor harus mampu meningkatkan kualitas pengelolaan akademik, peningkatan SDM jabatan fungsional dosen, dan meningkatkan kerjasama dengan mitra dunia kerja dunia industri.” tegas Kepala LLDIKTI VI.

Kepemimpinan periode 2026–2030 diharapkan mampu semakin memperkuat penerapan prinsip Good University Governance, meningkatkan kualitas akreditasi program studi, serta mendorong percepatan kenaikan jabatan akademik dosen menuju Lektor Kepala dan Guru Besar. Selain itu, penguatan riset, publikasi ilmiah, inovasi, dan kerja sama internasional menjadi aspek penting yang perlu terus dikembangkan agar perguruan tinggi mampu menjawab tantangan global pendidikan tinggi.

Dr. Andi Kushermanto sendiri dikenal sebagai figur akademisi dengan karakter praktisi-strategis yang tidak hanya aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi, tetapi juga berkontribusi dalam berbagai kajian kebijakan ekonomi dan pembangunan daerah di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Aktivitas riset dan pengabdian masyarakat yang dilakukannya menunjukkan keterkaitan kuat antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintah daerah, termasuk dalam kajian investasi daerah, penguatan tata kelola badan usaha milik daerah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kolaborasi pentahelix.

Dalam sambutannya Dr. Andi menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepercayaan, dukungan dan amanah dari semua pihak. Ia mengungkapkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah moral dan tanggung jawab peradaban.

“Kepemimpinan merupakan amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan. Kemajuan institusi tidak dapat dibangun oleh individu semata, melainkan melalui kolaborasi seluruh elemen organisasi. Institusi besar lahir dari kebersamaan banyak pihak yang memilih untuk bergerak dan bekerja secara kolektif.” tegas Rektor UNIKAL.

Menurutnya, periode kepemimpinan 2026–2030 menjadi milestone penting bagi Universitas Pekalongan sebagai fase peletakan fondasi menuju universitas bereputasi global. Untuk mewujudkan arah tersebut, ia memaparkan roadmap strategis yang berfokus pada penguatan good university governance berbasis akuntabilitas dan transparansi, pengembangan sumber daya manusia unggul dan bereputasi, penguatan riset inovatif yang berdampak bagi masyarakat dan dunia industri, serta pembangunan ekosistem digital melalui modernisasi infrastruktur dan sistem manajemen berbasis teknologi.

Melalui kepemimpinan yang berbasis riset, inovasi, dan tata kelola mutu tersebut, Universitas Pekalongan diharapkan mampu menjaga konsistensi kualitas institusi sekaligus memperluas daya saing pada tingkat nasional maupun internasional. Sinergi antara yayasan, pimpinan universitas, pemerintah daerah, serta LLDIKTI Wilayah VI menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan transformasi perguruan tinggi swasta sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di Jawa Tengah.

Pelantikan Rektor Universitas Pekalongan periode 2026–2030 ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan perguruan tinggi secara berkelanjutan, mempertahankan capaian Unggul, serta menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun perkembangan global.

(Humas LLDIKTI6)