UMK — Universitas Muria Kudus (UMK) secara resmi melaksanakan Peluncuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Universitas (APBU) Tahun Anggaran 2026 yang dirangkai dengan penandatanganan Pakta Integritas, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan universitas agar berjalan sesuai dengan prinsip governance sebagai bagian dari penguatan Universitas Muria Kudus yang unggul.
Peluncuran APBU 2026 diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari unsur rektorat, pimpinan fakultas, lembaga, hingga unit kerja. Agenda ini menegaskan komitmen bersama seluruh pimpinan UMK dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Rektor Universitas Muria Kudus, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan Universitas Muria Kudus dilaksanakan secara berkesinambungan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, terjaganya sistem mutu, serta penguatan tata kelola keuangan yang dijalankan berdasarkan prinsip governance. “Peluncuran APBU Tahun Anggaran 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam menata dan mengelola keuangan secara profesional dan bertanggung jawab sebagai universitas yang unggul,” ujarnya.
Prof. Darsono juga menegaskan bahwa kesadaran dan semangat kebersamaan sivitas akademika UMK saat ini berada dalam kondisi yang baik dan terus dikonsolidasikan. Ia mengakui bahwa perjalanan ke depan tetap akan diwarnai tantangan dan dinamika. “Akan ada banyak duri dan kerikil dalam perjalanan kita, namun dengan soliditas dan saling bergandeng tangan, seluruh tantangan tersebut akan kita hadapi bersama demi penguatan UMK,” tegasnya.
Penandatanganan Pakta Integritas yang dirangkaikan dalam kegiatan ini menjadi simbol komitmen moral dan profesional pimpinan UMK dalam menjalankan tata kelola universitas yang berlandaskan integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Melalui peluncuran APBU 2026 dan peneguhan komitmen integritas ini, Universitas Muria Kudus menegaskan posisinya sebagai universitas unggul yang terus memperkuat tata kelola kelembagaan dan keberlanjutan institusi.(Humas-UMK)



