Semarang, 23 Desember 2025 — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) secara resmi melaksanakan Soft Launching Jejaring Karier PMDSU, sebuah platform strategis yang dirancang untuk memperkuat ekosistem talenta doktor muda nasional secara luring di Semarang pada Senin (22/12). Acara yang diikuti secara daring oleh pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), LLDIKTI, promotor, alumni, serta mahasiswa penerima Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) ini menjadi langkah awal implementasi kebijakan fasilitatif yang menghubungkan lulusan PMDSU dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dan pemangku kepentingan lainnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng. dalam sambutannya menegaskan bahwa PMDSU merupakan salah satu kebijakan unggulan dalam menyiapkan sumber daya manusia doktoral yang unggul, berdaya saing global, dan berkarakter kepemimpinan ilmiah. Keberhasilan program, menurutnya, tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi dari kontribusi dan dampak nyata alumni dalam penguatan pendidikan tinggi dan riset nasional.
“Alumni PMDSU merupakan sumber talenta strategis bagi pemenuhan kebutuhan dosen dan peneliti nasional. Karena itu, perguruan tinggi negeri maupun swasta didorong untuk secara aktif memanfaatkan Jejaring Karier PMDSU sebagai rujukan dan basis kolaborasi,” tegas Dirjen Dikti.
Jejaring Karier PMDSU dirancang sebagai ruang interaksi yang dinamis antara lulusan dan calon lulusan PMDSU dengan institusi pengguna. Melalui platform ini, koneksi antara talenta doktor muda dan kebutuhan institusi dapat terus terjaga secara terbuka, berkelanjutan, dan berbasis data. Dirjen Dikti juga menekankan bahwa platform ini bukan merupakan sistem penempatan kerja, melainkan instrumen fasilitasi kebijakan negara.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menyampaikan bahwa LLDIKTI Wilayah VI mendukung penuh peluncuran platform ini sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan penguatan sumber daya manusia pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
“Jejaring Karier PMDSU menjadi instrumen strategis untuk memperkuat regenerasi dosen dan peneliti di perguruan tinggi. Platform ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan terstruktur antara talenta doktor muda dengan kebutuhan riil institusi pendidikan tinggi,” tutur Prof. Aisyah.
Melalui Jejaring Karier PMDSU, alumni dapat menampilkan profil, bidang keilmuan, serta portofolio keahliannya, sementara perguruan tinggi dan lembaga riset dapat menyampaikan kebutuhan sumber daya manusia sesuai bidang keilmuan. Data yang terhimpun juga menjadi basis analitik untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti.
Hingga saat ini, Program PMDSU telah melibatkan 28 perguruan tinggi penyelenggara dengan total 1.719 mahasiswa, menghasilkan 3.164 publikasi internasional bereputasi, serta melahirkan 873 alumni yang berpotensi besar memperkuat ekosistem akademik dan riset Indonesia.
Soft launching ini menandai dimulainya fase implementasi awal Jejaring Karier PMDSU sebagai fondasi penguatan ekosistem alumni PMDSU yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak.
(Humas Dikti x Humas LLDIKTI6)


